logoblog

Cari

Tutup Iklan

PUISI RELIGI

PUISI RELIGI

ADA  Dalam pencarian kita tentang yang ada. Takmungkin kita mencari yang tak ada. Karna yang tak ada tak mungkin ada.Dalam jiwa, dalam rasa, dalam

Puisi

KM SMAN 1 SIKUR
Oleh KM SMAN 1 SIKUR
15 Desember, 2014 23:21:15
Puisi
Komentar: 0
Dibaca: 2792 Kali

ADA 

Dalam pencarian kita tentang yang ada.

Takmungkin kita mencari yang tak ada.

Karna yang tak ada tak mungkin ada.Dalam jiwa, dalam rasa, dalam keberadaan.

Dalam pencarian kita tentang yang ada, Kita pasti mencari yang pasti ada

Ada pasti dalam rasa ada, Ada pasti dalam jiwa ada

Dalam pencarian kita tentang yang ada.

Pasti ada dalam diri nama yang ada.

Mampukah kita merasa nama ada, dalam diri kita yang ada?

Karena untuk merasa ada, pastilah terasa ada.

Dalam pencarian kita tentang yang ada.

Tentu kita dalam rasa diri yang ada!

Tentu jiwa kita dalam diri yang ada!

Tentu nama dalam diri nama ada!

Dalam yakin yang ada pastilah ada.

 

Maulid 1428 H .  ................ S.Hasan A.

 

PENGAKUAN 

 

Pengakuan bertuhan suatu keyakinan.

Keyakinan pada milik sendiri.

Tanggungjawab pada diri keutuhan.

Bukti yakini keyakinan.

 

Pengakuan bertuhan, patuh pada perintah.

Berubudiyah pada sirothal mustakim. 

Iringi doa penyerahan diri. 

Pengakuan ciptaan sempurna dalam kealfaan.

 

Pengakuan bertuhan,tinggalkan larangan.

Kesombongan, riak, dengki, hasat dan iri, 

Bukti tidak kuasa dalam pengakuan.

Ketaksanggupan menghindar terjerat siksa.

 

 

Pengakuan bertuhan, dekat rasa teriring ada

Selalu mengingat dalam diri mengikat.

Tidak aniaya pada diri pada sesama,

Pengakuan bertuhan beserta senantiasa.

 

Senin, 12.00, 15-12-2014                         S. Hasan  A.

 

 

TIGA BELAS

Tiga belas…..

Satu tiga….

Satu dalam utuh, Tiga dari bagian satu….

Tergabung dalam empat, Rinci unsur penciptaan

Tiga belas

Aturan terurut pada nyata 

Bergabung satu dalam rahasia

Satu dalam diam bermakna sempurnakan

Satu-satu dalam angka, satu diri berhadap satu dalam sendiri

Bukti pengabdian dalam penyembahan antara sela ucapan takbir 

Dalam gerak, tegak, tunduk, sujud dan duduk tertutup untaian salam.

Tiga belas....

Satu tiga....

Terhempas diri satu Tuhan penentu abadi kepastian.

Tiga ketentuan dalam penghambaan.

Satu pedoman amalan pengabdian

Satu Rasul langkah suri tauladan.

Satu diri pengabdi.

 

Baca Juga :


 

Sela waktu, (17.30) …. 20 – 9 – 2014

 

POTRET

 

Potret adalah rajutan titik-titik tatapan bentuk diri.

Malam ini semasa sudah potret menghias pandangan

Juga malam ini terlihat jelasrajutan titik-titik menampakan kesuraman

Tampak terasagaris terputus-putus memasuki ruang diri 

menyongsong esok hari.

Oh............oh............

Tuhan......tuhan ku 

aku belum menyadari detik-detik tersisa untuk ku

lalaikan tanda waktu membatasi

lupa garis batas ku akan tiba

Oh............oh.............

Tuhan.....tuhanku 

geserkan garis batasku

lambatkan tanda waktu tiba ku

ingin perjalanan panjang yang ku tuju bekal tersiapkan

Oh............oh.............oooooh

Tuhan.....tuhan..........................tuhan 

dengarkanlah ...... kabulkanlah......

meski dalam hina dan keteraniayaan ku

(catatan ¾ malam: 1 muharram 1432 H.)...............................S. Hasan A.

SAAT TIADA  SESAL

 

Terajut jelas untaian larangan dalam firman Mu.

Telanjang mata tontonkan penyaksian 

tampilkan kejadian peristiwanya.

Menakutkan,…….Kala ingat terpisah dengan Mu

Mencekam,……..sesaat merekam siksa Mu.

 

Sesaatpun berubah cerita akibat kelengahan.

Berlarut kembali pada kebiasaan.

Buta, ….gelap cahaya jiwa dalam terang

Tuli, …..tak terdengar peringatan dalam catatan tuhan.

Terlihat ……terang nafsu dalam kegelapan.

Pengikut setia, taat pada patuah iblis.

 

Oh……………………

Mungkinkah kembali pada catatan suci

Ketika murkamu janganlah Engkau hentikan

Atau kah menghindar dari musuh nyatanya

Setelah Bencanamu teruslah Engkau berikan

 

Oh………….

Inikah golongan tiada mengenal sesal?

Apakah ini golongan pemuja setan?

Tanda inikah maksud tibanya rahasia perjalanan?

Saat inikah turunya janji yang menakutkan?

 

 

Kala senja 25 Maret 2012 …………………… S. Hasan A. 

 

 

 

 

 

 



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan