logoblog

Cari

Keluh Kesah Nalarku

Keluh Kesah Nalarku

Ketika kegelisahan pikiranku mulai bergolak Timbul sebab kesadaran mencabik-cabik Tergeletak nalarku pada papan sejarah yang lapuk sejarah tentang muncul hilangnya raja-raja, tegak dan hancurnya nilai

Puisi

KM. Tembe Nggoli
Oleh KM. Tembe Nggoli
07 Mei, 2015 19:33:59
Puisi
Komentar: 0
Dibaca: 6586 Kali

Ketika kegelisahan pikiranku mulai bergolak
Timbul sebab kesadaran mencabik-cabik
Tergeletak nalarku pada papan sejarah yang lapuk
sejarah tentang muncul hilangnya raja-raja,
tegak dan hancurnya nilai budaya dan sara
lahir dan matinya pangeran di medan laga
Lalu apakah sejarahku benar-benar bertuan?

Dimanakah tempatku pijakkan masa depan
Sementara masa lalu negeriku tak jelas arah
Pada sipakah aku mintai wasiat sejarah
Sementara nenek moyangku entah dimana rimbanya
Dimanakah para sultan yang katanya penegak panji Islam di tanah ini,
dimanakah para kiyai yang berkhutbah di mimbar langgar setiap pelosok desa,
dimanakah para pahlawan gagah berani yang katanya mengalahkan penjajah,
Siapakah pahlawan perang ngali, perang donggo, perang dena dan perang lainnya,
adakah nama-nama meraka disebutkan dalam buku-buku sejarah
Ataukah sengaja di hilangkan, atau memang mereka tidak pernah ada

Aku bertanya kesana kemari menyusuri lorong waktu
Membuka lembaran demi lembaran sejarah yang kaku
yang tergelak di gudang keraton berbau nafsu
bekas tempat tidur sang raja dengan para gadis desa yang lugu
Gedung yang berdinding batu-batu besar berdiri menghadap semesta dengan congkang
Melindungi para tuan yang berjubah kerakusan dan bertahta ketamakan

Adakah bekas-bekas kebaikan sejarah yang menjadi contoh
Agar aku yakin bahwa tuan sultan memang titisan Ruma
sehingga aku ihklas memberikannya gelar mawa'a ini mawa'a itu
Dengan puisi ini aku katakan tidak ada, hikmah sejarah seolah tidak ada
Jangankan kebaikan bahkan kebenaranpun tidak ada
Ajaran leluhur dari para kiyai-kiyai itu tidak ada
Yang dibanggakan hanya gelar dae dan nama-nama para penghuni istana
Sementara tidak tahu siapa mereka, bagaimana mereka dan apa yang perlu dibanggakanpun tidak ada.
Ataukah sejarah-sejarah itu sengaja di susun dengan kebongan
dengan cara mencatat nama-nama yang disukai dan mengahapus nama yang tidak kau sukai
Menebar berita fitnah tentang orang-orang yang menentangnya walaupun orang tersebut benar,
hingga saat ini.

 

Baca Juga :


Aku kehilangan arah, entah pada siapa lagi aku bertanya
Menguarai keluh kesah nalarku yang tak pernah bersuara
Aku ingin mengunjungi kuburan-kuburan sejarah adatku
yang terlihat hanya semak belukar berduri dan penuh kotoran manusia
Entah, mungkin hanya pada kesadaran saja aku memulai
Ataukah memang aku tidan punya sejarah, dan nenek moyangku tidak pernah membuat sejarah.

__Al Farisi Thalib (Anak tak bertuan).



 
KM. Tembe Nggoli

KM. Tembe Nggoli

Tembe Nggoli Community (TNC) Anggota Alamsyah (alamsyah_km@yahoo.com) Hp. 081237986726/ akun pribadi (Alamsyah) Facebook : Alamsyah KM/ twitter : @AlamsyahCS Alamat : Jl Sawo Kel Rabangodu Utara Kec Raba Kota Bima - NTB

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan