logoblog

Cari

Tutup Iklan

Pupuh Pucung Baru Jari

Pupuh Pucung Baru Jari

Delapan hari beredar masa Pelawangan menjadi saksi pertemuan orang-orang terkemuka Kemarahan tidak dihenti jua Rinjani bermuram durja Rengganis tiada henti meniteskan air mata Komalasari marah berkalang

Puisi

KM. Sukamulia
Oleh KM. Sukamulia
07 November, 2015 20:36:26
Puisi
Komentar: 0
Dibaca: 5708 Kali

Delapan hari beredar masa

Pelawangan menjadi saksi pertemuan orang-orang terkemuka

Kemarahan tidak dihenti jua

Rinjani bermuram durja

Rengganis tiada henti meniteskan air mata

Komalasari marah berkalang duka

Puteri Tunjung luapkan kegeraman-nya

Baru Jari pucung menyapa nusantara

Umat terus menyebar berita

Asap mengepul, lahar muncerat hebat

Debu menutup pulau dewata, separuh Lombok dan pulau Jawa

Penguasa Rinjani tidak kunjung iba

Mereka bersedih dan meneteskan air mata

Mereka muak atas kebiadaban umat di dekat mereka punya singgasana

Mereka bertasbih dan memohon agar Tuhan turunkan bencana

Jelas, jelas, sungguh jelas Tuhan murka atas kelaliman umat manusia

Jelas, jelas, sungguh jelas Tuhan murka atas ulah umat yang menghancurkan nilai-nilai agama

 

Rengganis tiada henti meneteskan air mata

Komalasari marah berkalang duka

Puteri Tunjung luapkan terus kegeraman-nya

 

Baca Juga :


Baru Jari pucung menyapa nusantara, perlambang murka Yang Maha Kuasa

Sangkareang dan Rinjani terdiam saja

Sagara Anak, geram menahan lupan air-nya

Pengulu Alim terus memutar tasbihnya

Mangku bumi tiada daya tuk berbicara

Gajah Mada hanya terdiam sambil memegang gada

Tengku Sait sibuk menulis pupuh dengan bijaksana

Aji Mas Pangeran tersu lantunkan pupuh gurisa

Ida Ayu memohon belas iba

Tuan Jero menyesali perbuatan umat-nya

Tuan Ngurah sama juga

Batara Guru tersenyum pilu di pertapaannya

Wali Songo terus tafakur dan berdoa

Dewi kartika dan orang-orang pilihan di nusantara, ikut memohon belas hiba

Sayang-sayang, doa Rengganis tiada tandingnya

Dengan tegas sang Dewi Rinjani bersabda:

“Biarkan saja, biarkan saja tuhan murka, biarkan saja Baru Jari Pucung munceratkan laharnya, supaya umat menyadari kesalahannya, supaya manusia menjaga adat budaya dan agama-nya”.

_By. Asri The Gila_



 
KM. Sukamulia

KM. Sukamulia

Nama : Asri, S. Pd TTL : Sukamulia, 02 Januari 1985 Jenis Kelamin: Laki-laki Agama : Islam Pekerjaan : Swasta Alamat, Dusun Sukamulia Desa Pohgading Timur Kec. Pringgabaya No HP : 082340048776 Aku Menulis Sebagai Bukti Bahwa Aku Pernah Ada di Dunia

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan