logoblog

Cari

Tutup Iklan

Sajak 10 November

Sajak 10 November

10 November tanggal sakti Tanggal bersejarah di tanah pertiwi Abadi dalam lembaran-lembaran sejarah nan sejati Patut dikenang hingga ahir nanti Patutu tertanam dalam otak dan

Puisi

KM. Sukamulia
Oleh KM. Sukamulia
09 November, 2015 22:02:02
Puisi
Komentar: 0
Dibaca: 16504 Kali

10 November tanggal sakti

Tanggal bersejarah di tanah pertiwi

Abadi dalam lembaran-lembaran sejarah nan sejati

Patut dikenang hingga ahir nanti

Patutu tertanam dalam otak dan hati seluruh rakyat pertiwi

10 November tanggal sakti

Tanggal bersejarah di tanah pertiwi

Bangkitlah duhai muda dan mudi

Kepalkan tangan dan ringankan kaki

Tegakkan bendera negeri ini

10 November tanggal sakti

Tonggak perjuangan pahlawan-pahlawan yang sejati

Tonggak jiwa nasionalisme dan patrotisme penghuni tanah pertiwi

Tumpahan darah yang jadi saksi

Bukti kukuhnya jiwa demi kemerdekaan yang sejati

10 November tanggal sakti

Di saksikan desing peluru dan amunisi

Ingatlah, ingat dan ingatlah, betapa besar jasa pahlawan yang telah mati

Ingatlah, ingat dan ingatlah, mereka rela korbankan jiwa raga demi kemerdekaan negeri ini

Sadarlah, sadar dan sadarlah duhai penduduk pertiwi, jangan kapir siasiakan merdeka yang telah mereka gapai

10 November tahun ini

Ibu pertiwi menangis dan ratapi

Merah putih yang digerogoti benalu yang tak kian mati

Rakyat nusantara kesulitan mendapat sesuap nasi

Perpecahan terjadi di sana sini, belum lagi bencana yang tiada henti

 

Baca Juga :


10 November tahun ini

Ibu pertiwi saksikan kelaliman penduduk negeri ini

Pahlawan-pahlawan kesiangan bersembunyi di balik dasi dan peci

Pejabat perang tanding perebutkan kursi

Kasus korupsi di menjadi-jadi

10 November kali ini

Pahlawan yang mati bersedih hati

Saksikan anak-anak bangsa yang lupa budaya sendiri

Meratapi nasinalisme yang hampir mati

Meratapi diri yang tiada lagi dihargai

10 November hari ini

Ku ajak mereka berdiri di bawah tiang merah putih yang suci

Ku ajak mereka tengadahkan kepala dan bernyanyi

Ku ajak mereka tuk kembali, mengenang darah juang yang mereka tumpahkan untuk negeri ini

Ku angkat tangan dan berkata tanpa sangsi

Duhai muda mudi di antero pertiwi

10 November tahun ini

Ayo bangkit, bangkit dan bangkitlah dari pingsan yang lama sekali

Ayo bangkit dan bangkitlah, kita berjuang dengan apa saja yang kita mampu dan miliki

Wahai muda mudi di antero pertiwi, ingatlah ajakan dan pesan pendiri negeri ini

“Dengan riwayat berseri-seri, jangan berhenti, revolusi mu belum selesai !”

(10 November 2015) _By. Asri The Gila_



 
KM. Sukamulia

KM. Sukamulia

Nama : Asri, S. Pd TTL : Sukamulia, 02 Januari 1985 Jenis Kelamin: Laki-laki Agama : Islam Pekerjaan : Swasta Alamat, Dusun Sukamulia Desa Pohgading Timur Kec. Pringgabaya No HP : 082340048776 Aku Menulis Sebagai Bukti Bahwa Aku Pernah Ada di Dunia

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan