logoblog

Cari

Tutup Iklan

Monolog Rindu Ku

Monolog Rindu Ku

Disaat hujan telah menyelesaikan tugas Sisa gerimisnya menggaris abjad nama mu Memaksa memungut kata patah makna yang ada pada persimpangan waktu

Puisi

Efoel Avicenna
Oleh Efoel Avicenna
08 November, 2018 15:13:14
Puisi
Komentar: 0
Dibaca: 714 Kali

Disaat hujan telah menyelesaikan tugas

Sisa gerimisnya menggaris abjad nama mu

Memaksa memungut kata patah makna

yang ada pada persimpangan waktu

suluh rindu berkobar.... 

tapi hanya dipersimpangan mimpi

jelaganya membius langkah setapak

pada jalan keramat....

Tapi bening netra mu bercahaya

dalam gelapnya persimpangan mimpi

mimpi tanpa notasi...

Seperti senja yang jemput sirna

Terlihat hanya sampah kata puitis

Hilang lenyap.... 

Tanpa tuan tanpa prolog

Sisa hujan malam ini

 

Baca Juga :


Masih bercerita tentang garis abjad nama mu

menjelma jadi pahatan rindu

Coba ku eja garis-garis abjad sisa hujan itu

Tapi tumbuh sebagai pembunuh jiwa

Akankah rindu terbawa?....

Oleh air dak sisa hujan malam ini

Lantas nanti muncul di sungai

atau di telaga baru.... 

Yang pasti sisia hujan malam ini

Menyisakan garis abajad nama mu

Sebagai sebuah RINDU.....!!! 

(Efoel Avicenna)

 



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan