Benci

Aku benci dengan tingkahmu yang pasif

Namun dibalik kepasifanmu kau menyusun rencana

Kau tersenyum dengan sejuta rencana yang menyesatkan

Kau tutup wajahmu dengan sepatah dua patah kata

Aku terkadang mengerti namun sulit kuartikan

Kau dekat denganku, namun kurasa jauh darimu

Aku benci denganmu, namun aku tak mau berdosa

Kuterus mengartikan kebaikan padamu

Agar kau mau mengerti dengan kehilapan yang kau perbuat

Tidakkah kau pernah merasa bahwa apa yang telah kau perbuat merugikan banyak insane

Sakit hatiku atas tingkahmu yang tak tahu aturan

Kau berada dalam aturan yang mungkin kau pahami atau pura-pura tak mau kau tahu….???

Sejauh apakah rencanamu untuk menjerumuskan dirimu

Ingatlah bahwa kau telah dilihat dan disaksikan banyak insane

Kuharap kau pergi jauh hingga kau dapat menyadari kesalahan yang telah kau perbuat

Bair kau dapat lebih dewasa walau usiamu sudah larut

Agar kau lebih mengetahui hak dan kewajibanmu

Dan kau bisa pula memilah dan memilih yang terbaik untukmu dan orang lain

Pergilah… agar benciku bisa terobati dengan rindu

Hingga datangmu nanti dapat kukagumi sebagai layaknya pelindung…???

Yang menghilangkan rasa benci karena dewasamu sudah tumbuh

Itulah harapanku sekembalimu nanti kawan…???

 

By Alpan

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru