Menjadi Angin

Menjadi Angin

Kau bertanya dalam bingung yang sejuk sebab kini angin meniupmu

"Ada apa dengan angin, mengapa sangat ingin bermain denganku yang dingin?" Ucapmu di sela kebingungan

Aku tersenyum sedikit malu, sebab angin juga aku yang ingin terselip di lekuk tubuhmu

Menyapu pipi lembutmu

Mengecup bibir ranummu

Memeluk tubuhmu dengan jemari halusku

 

Iri aku pada angin yang menyelinap dan memainkanmu

Hingga sempat ku berniat, 

Menjadi angin walau sesaat

 

 

Pancor, 2015

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru