KETIKA HIDUP

Ketika engkau berada, banyak kawan ada di antara sisi hidup. Seakan memperhatikanmu dengan begitu baiknya. Di sana engkau seolah terbuai dengan ungkap persahabatan sejati, dan menjadikanmu melepas segala kekhawatiran. Bahwa kau tak kan sendiri dan akan selalu ada orang-orang setia hadir menemani. Mereka menjadikan kata ungkap kawan begitu berarti. Tak sejengkal ruang hidupmu kemudian terasa sepi. Terbalik, kala engkau jatuh tersungkur dari keberadaanmu. Anganmu di masa lalu sirna, nyatanya engkau benar hadir di kesendirian. Kawan sejati hengkang seolah tak mengenali. Tiada seorangpun di sisi, semua pergi meninggalkanmu dalam sunyi. Sepi adalah kawan pasti yang tertinggal di antara nafasmu. Kecewa? Seolah menjadi satu-satunya realitas hidup yang harus dijalani. Dan tak perlu kau menyesal dari apa yang telah kau jalani. Pahami bahwa itu kisah yang Tuhan berikan, untuk benar kau mengerti. Agar tiada orang menjadi korban atas hadirmu. Jangan pernah kau berkawan seperti kawanmu, hanya ada kala kau berada. Berkawanlah dengan kejujuran dan ketulusan. Tak perlu memandang keberadaan kawanmu. Bahwa kebaikan pasti akan mendapati nilainya. Dan ketulusan bukanlah kesia-siaan atas pengorbanan.

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru