Cahaya Suluk

Siapa aku, siapa DIA, siapa diriku dan siapa DIRI-NYA ?

Tersesat, aku pernah tersesat atas kebutaan akal dan mata hati.

Merangkak dalam gelap.

Meronta di tengah belantara.

Menjerit mengejar matahari.

Sekarat dalam kebodohan, bergelimang kelam.

 

Pertanyaan itu yang terus dan terus kucari jawabannya dalam gamang.

Pertanyaan itu yang membuat daku menjadi penghayal dan gila.

Pertanyaan itu yang membuat jiwa ku goncang dan tenggelam dalam kebingungan yang dalam.

Dalam gamang, sebersit cahaya suluk menuntun ku.

Ku ikuti itu cahaya, huruf demi huruf nampak jelas.

Sedikit demi sedikit, kebingungan terjawab.

Tidak perlu lagi daku berkelana, menyusuri hutan dan bersembunyi di gua-gua.

 

Cahaya suluk itu membawa ku.

Memahami arti diri.

Mengetahui dimana diri.

Mengetahui siapa diriku dan DIRI-NYA.

Mengetahui dimana DIA dan dimana diriku.

Memahami arti sepi dan ketenangan sejati.

Mengetauhi jalan pulang yang harus dilalui agar selamat hayat ini.

_By. Asri The Gila_

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru