Hilang Sudah

Apa sebab ?, berguguran daun di musim semi, rekahan bunga layu terkuali, bakal buah tiada lagi, ranting-ranting tak kokoh lagi, akar dan batang mengering mati, taman nan indah tiada lagi berseri, tandus berhias serpihan hati, lenyap sudah segala asa, dilalap lahap si burung bangkai.

Rintih sang kerdil terdengar hingga perut bumi, tiada beda dengan lolongan serigala di belantara sunyi, air mata sudah tak bisa keluar lagi, si pungguk tergulai menunggu mati, dara pujaan menjauh pergi, sisakan kenangan yang tak akan pernah bisa terulangi.

Secepat itu kebahagiaan itu pergi, begitu cepat semua berganti, ia menjauh tanpa alasan pasti, sungguh tega ia bunuh rasa yang tengah berseri, ia kubur jauh di dasar bumi.

Hilang sudah harapan kini, bunga di taman tiada mungkin berseri lagi, serpihan hati mana bisa menyatu kembali, pohon yang mati sungguh tiada mungkin hidup kembali.

_By. Asri The Gila_

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru