Surat Cinta untuk Patih

Panjang jalan yang telah tertempuh_bersama mu

Banyak cerita yang tidak mungkin bisa terlupa_hingga kita tutup usia

Jalan kita sama_jalan menuju diri

Kita satu tujuan_mencari titik temu setitik cahaya

Aku, dia dan dirimu satu ikatan_sumpah dan janji yang satu

Aku dan dia tidak akan sampai tanpa iringan langkahmu

 

Masih terngiang di telinga_sumpah dan doa kita di kamar tanpa cahaya

Masih sempurna di pelupuk mata_jerniah ari dalam wadah putih tanpa hiasan

Masih jelas di penciuman_aroma bunga

Masih jelas terasa_getaran nafas kita di atas kain suci

Masih lekat di kulit_dingin malam-malam dikala kita duduk mencari diri

Masih hangat dalam otak dan hati_canda tawa dan keluh kesah kita bersama

 

Dikala cahaya itu mulai terang dan tabir nisbi itu hendak terkuak di pelupuk mata

Engkau pergi membawa ketakutan

Tinggallah kami diantara sesal dan kemarahan

Dikau tahu semua itu_sungguh dikau tahu

Sayang-sayang alfa menutup dikau punya mata sukma

Dan terjadilah itu semua

 

Kini dikau terbujur menatap pintu dan jendela

Kini dikau tergulai dengan segenap asa dan daya

Ya… inilah takdir yang selama ini hendak kita pecahkan bersama

Ya… inilah ujian bagi langkah kita bersama

Ya… anggap saja ini adalah pelajaran bagi kita semua

Agar kita tidak lagi tuk berusaha melupakan izab qabul kita tuk tetap bersama_mencari dan menemukan tujuan hakiki kepulangan kita

 

Tenanglah… kami tidak akan lari dan membiarkan sang patih tetap terbujur tanpa gada

Tenanglah… kami di sini_di samping mu hingga ujian ini diahiri-NYA

Tetaplah tegar… kami bersama mu hingga dikau tinggalkan itu peraduan

Tetap bersabar sungguh dikau tidak sendirian

Tersenyumlah… cahaya itu sudah meliputinya

Tegarlah… diri itu masih bersama kita

_By. Asri The Gila_

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru