Senja Meno

Rahman dan Rahim Ilahirobbi menununtun daku ke tempat ini

Bertemu sahabat_temukan suasana dan cerita baru

Hamparan langit senja menyambut tapak kaki ini

Betapa agung pencipta langit senja semegah dan seindah ini

Hijau rumput laut dan kemilau kerang terlihat cantik sekali

Bola surya nan bundar, bertengger di upuk barat

Sinarnya yang hendak pada terlihat jingga mempesona

Beratus-ratus pasang mata terkesima saksikan indahnya

Beratus-ratus jiwa memuji pencipta-nya

Gelombang laut seperti reda namun ombak halus terus menyapu pasir putih

Subhanallah … betapa megah kuasa Mu

Ratusan pasang mata dari berbagai penjuru bumi seolah tidak berkedip melihat bola api yang hendak pulang_tanpa sadar mereka memuji kuasa Mu_tanpa sadar mereka bertasbih atas indahnya ciptaan Mu_demikian juga diriku

Halus hembusan sang bayu menambah indah suasana

Sentigi yang berbaris di pinggir pantai seolah berzikir dalam buaian angin

Tidak terkecuali pinus, jerang-jang dan tumbuhan lainnya

Bagaimana aku tidak terpesona

Bagaimana aku dan mereka tidak terheran-heran dan terkesima

Sunset Meno sungguh tidak akan terlupa_akan sesalu daku rindukan sepanjang masa

Subhanallah… walhamdulillah … walaailahaillallah … wallahuakbar …

Hanya itulah kalimat puja dan puji yang dapat terungkap atas indah ciptaan-Nya

_By. Asri The Gila_

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru