Rumah Seribu Jendela

Rumah Seribu Jendela, di sana cita dan cinta terangkai

Pintu-pintunya sealalu terkuak rapi

Lewat ribuan jendela, cahaya menyusup tiada henti

Di langit-langitnya penuh dengan imajinasi

Di atas lantainya tergelar tikar tempat tergeletaknya mimpi-mimpi

Debu dan batu di halaman terhampar bagaikan permadani, di atas-nya bunga-bunga mimpi tertata rapi

Damai, kami rangkai hari-hari bersama gemercing air sungai

Tenteram, kami bergumul dengan debu dan batu di bawah terik mentari

Rumah Seribu Jendela, itulah bangunan mungil tempat kami rangkai harapan dan ilusi

_By. Asri The Gila_

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru