Pulang

Q ingat bagaimana kau menyambutku demikian

Melempar senyum keramahan

Katanya kau pemalu

Sekali kala memang kau membisu

Duduk manis seperti bertata santun penuh arti

Sepatah dua kadang tersahut

Iya... katanya kau pendiam

Bukan berarti kau menelan

Beberapa kali juga sering berhalan

Meski bukan untuk kenalan karena kita saudaraan

Q ingat bagaimana kusapa kau

Terlempar manis setiap rekahan

Sekarang... kau telah pulang

Seperti sebuah pemberitahuan

Tulisan2 sering kumuatkan

Pulang kadang menjadi kerinduan

Selamat jalan kakak Bambang

Tuhanmu... Tuhan kita... semoga melapangkan

Selamat jalan...

Lelaki pendiam

Kau lebih dirindukan_Nya

@nurul_hikmahasrudin

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru