Bee


Tidak Banyak yang Mengenalmu
Kesederhanaan Penuh Tapsir
Bagiku Kau Abu-abu
Tergantung Siapa yang Pegang Setir

Aku Tahu Kamu dari Temanku
Kala itu Saling Sindir
Tentang Kehidupan yang Serba Tabu
Serba Teka Teki dan Juga Tabir

Kubuka Dalam Sepi dan Kesendirianku
Mata Terpana Melihat Bibir
Akan Kesempurnaan Ciptaan Yang Maha Tahu
Yang Penuh Misteri serta Tapsir

Berharap Hati Dia Bersandar di Bahu
Rembulan Sempurna Pemilik Bibir
Walau Kami Belum Bertemu
Hati ini Yakin Karena Terus Bergetir

Hai......... Sapaku
Dia Balas dengan Syair
Dalam Bee yang Setia Membantu
Siapa Gerangan yang Hadir

Bee,  Karenamu Aku Tahu
Karenamu Aku Dekat dan Mampir
Untuk Mengenal Cahaya Putu
Menjalani Hidup Sesuai Takdir

 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru