Puisi Karya Mahasiswa UIN Mataram

 PUISI PERPISAHAN

Oleh : MAS IZUL 

SINGGAH
Berselimut Malu langkah-langkah ku paksakan tak bersuara.
Melangkah semacam tidak sadar”
Kanan kiri ku lihat tatapan mulai berbeda 
Rasa bersalah semakin membesar bisakah bertahan 
dengan malam –malam sunyiTanpa dorongan . 
Berharap tidak membawa Kecerobohan.
Pulang dengan tenang bersama pengalaman di jalan-jalan Aspal hitam sepanjang kota Sumbawa .
Di bawah pohon-pohon rindang sepanjang jalan menuju jalan pulang 
HANYA SINGGAH .
Tidak untuk berdiam sepanjang masa pengabdian .
Jalan masih panjang ,sepanjang catatan yang di buku harian yang di tulis setiap petang .
Berharap masa indah akan datang 
Bersama pertolongan tuhan yang maha AGUNG 
HANYA SINGGAH
Menumpang menjalankan tugas kewajiban .
Berhasilkah dengan seratus persen???
TIDAK gerakan lambat membuat diri tidak beraturan .
Menyibukkan kepentingan kepribadian mencerminkan ke-egoisan .
HANYA SINGGAH
Hanya singgah Yang datang untuk pergi ,bersama cerita-cerita di  bawah sinar matahari .
Hanya singgah 
Ucapan permisi dan terima kasih 
Menjamu dengan penuh kasih sayang  untuk diri yang tidak tau diri,
Akhirnya harus pergi dengan renungan seorang diri 
Salam hormat dari mahasiswa kuliah kerja pertisipatif universiatas ISLAM Negeri .
Di waktu yang berbeda semoga masih di beri kesempatan berjumpa .
Mengulang canda tawa bersama di desa pulau kaung tercinta .
Dengan pantai Mutiaranya yang indah 
Membuat lupa kapan harus pulang ke kota kelahiran .
Tak ada kenang-kenangan yang dapat di pajang di dinding.
Seribu kata maaf ingin di tuangkan dalam  coretan .
Namun tangan sudah tak bergerak selincah kemarin.


KARYA “MAS IZUL PENULIS GOBLOK .

(i)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru