Rindu, Siksa Belaka

Menumpuk rindu menjelang senja.  Bukankah rindu hanyalah siksa belaka ? gumam angin di liang telinga. Ia... aku tahu itu siksa sebab itu ku tumpuk cinta, jawab sukma. Biarlah rindu ku titip di awan jingga hingga malam pekat melenyapkannya. Dan biarlah cinta ku pelihara dalam garis masa yang tiada ahirnya.

_By. Asri The Gila_

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru